Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Ini Daftar Cagub-Cawagub Pilkada 2024 di 10 Provinsi yang Diusung Partai Golkar

Sabtu, Juli 20, 2024
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus dan Ketua Bappilu Golkar, Ahmad Doli Kurnia di kantor DPP Golkar (tengah) beserta jajaran. 

JAKARTA, KepoinAja79.Com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi mengumumkan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Calon Wakil Gubernur di 10 Provinsi untuk Pilkada Serentak 2024.

Sebanyak 10 Paslon Cagub-Cawagub tersebut telah diputuskan melalui Surat Keputusan (SK) yang diteken Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Pengumuman disampaikan Ketua Bappilu Golkar, Ahmad Doli Kurnia di kantor DPP Golkar, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024.

Sebanyak 10 Provinsi meliputi Sumatera Utara (Sumut), Riau, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Jawa Timur.

Di Sumut, Golkar resmi mengusung Bobby Nasution dan Surya. Bobby merupakan Walikota Medan, politikus Gerindra, sekaligus menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sedangkan Wakilnya merupakan Bupati Asahan dari Golkar.

“Pertama Sumatera Utara Pak Muhammad Afif Bobby Nasution dengan Pak Surya ya. Pak Surya ini Bupati Asahan sekarang. Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Kabupaten Asahan,” kata Doli.

Kedua di Riau, Golkar mengusung nama Syamsuar dan Wakilnya Mawardi. Ketiga, Bengkulu ada nama Rohidin Mersyah-Meriani. Keempat, Kalimantan Timur ada nama Rudy Mas’ud dan Wakilnya Seno Aji.

Kelima, Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie Himawan. Keenam, Kalimantan Barat, Golkar mengusung Sutarmidji-Ria Norsan. Ketujuh, Kalimantan Utara, Golkar mengusung Zainal Arifin Paliwang-Ingkong Ala.

Kedelapan, Papua Pegunungan, Golkar mengusung John Tabo-Ones Pahabol.

“Papua Pegunungan kita mendukung Pak John Tabo, Ketua DPD Golkar Papua Pegunungan. Pasangannya Pak Ones Pahabol, Ketua DPD Demokrat Papua Pegunungan,” ujarnya.

Kesembilan, Papua Barat Daya, Golkar mengusung Lambertus Jitmau dan Samsudin Anggalilu. Kesepuluh Jawa Timur, ada nama Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Berikut daftar lengkap 10 Paslon yang diusung Golkar:

1. Sumatera Utara: M Bobby Afif Nasution-Surya

2. ⁠Riau: Syamsuar-Mawardi

3. ⁠Bengkulu: Rohidin Mersyah-Meriani

4. ⁠Kalimantan Timur: Rudy Mas’ud-Seno Aji

5. ⁠Kalimantan Selatan: Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie Himawan

6. ⁠Kalimantan Barat: Sutarmidji-Ria Norsan

7. ⁠Kalimantan Utara: Zainal Arifin Paliwang-Ingkong Ala

8. ⁠Papua Pegunungan: John Tabo-Ones Pahabol

9. ⁠Papua Barat Daya: Lambertus Jitmau-Samsudin Anggalilu

10. Jawa Timur: Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak


(*/red)

Elektabilitas Airin dan RK Tinggi di Litbang Kompas, Begini Respon Dave Laksono

Kamis, Juli 18, 2024
Ketua DPP Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono. 

JAKARTA, KepoinAja79.Com – Litbang Kompas telah merilis calon potensial di Pilgub Banten dan Jawa Barat. Hasilnya, dua kader Golkar memiliki elektabilitas tinggi dan diprediksi terpilih jika maju.

Mereka adalah Airin Rachmi Diany untuk di Banten dan Ridwan Kamil (RK) di Jawa Barat. Litbang Kompas menuturkan, elektabilitas Airin cukup digdaya jika maju di Pilgub Banten yakni mencapai 38,3 persen.

Sedangkan calon lain masih di bawah 20 persen. Pesaing yang mendekati Airin adalah Wahidin Halim dengan elektabilitas 18,1 persen.

Sementara Ridwan Kamil, elektabilitasnya jika maju Pilgub Jabar mencapai 36,6 persen. Selain Kang Emil, ada nama Dedi Mulyadi sebagai calon potensial. Namun elektabilitas Dedi hanya 12,2 persen.

Ketua DPP Golkar, Dave Laksono menyambut baik hasil survei Litbang Kompas ini. Menurutnya, ini menjadi bukti kader Golkar memang bekerja keras demi memajukan wilayah yang mereka pimpin.

“Ini menunjukkan keseriusan kader dalam membina wilayah sehingga tinggi harapan masyarakat kepada dua tokoh tersebut,” kata Dave, Rabu, 17 Juli 2024.

Terkait Ridwan Kamil yang tinggi di Jabar, Dave menyebut kemungkinan partainya akan mendorong Kang Emil untuk kembali maju di Jabar.

“Insya Allah. Alhamdulilah, memang beliau (Ridwan Kamil) yang terbaik,” ujarnya.

Komunikasi Koalisi Masih Terus Dibangun

Meski Airin Rachmi Diany memiliki elektabilitas tinggi, namun ia terganjal syarat dukungan Parpol. Airin membutuhkan dukungan dari partai lain agar bisa didaftarkan sebagai kandidat di Pilgub Banten ke KPU.

Syarat Parpol atau gabungan Parpol untuk mengusung Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten adalah minimal memiliki 20 persen kursi DPRD atau 20 dari 100 kursi di DPRD Banten.

Sejauh ini, baru Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusumah yang sudah mendapat dukungan dari partai politik di Pilgub Banten.

Pasangan ini diusung koalisi gemuk, di antaranya Gerindra, NasDem, PAN, PKB, PKS, PSI dan PPP. Otomatis tinggal PDIP dan Demokrat yang belum menentukan pilihan.

Begitu juga dengan Ridwan Kamil. Jika Kang Emil diusung di Jabar, Golkar tidak bisa mencalonkan calon sendiri karena harus koalisi. Ada kemungkinan Golkar akan melawan Gerindra, PKS dan PDIP di Jabar.

Menyikapi masalah koalisi, Dave mengatakan komunikasi masih terus dilakukan. Sejauh ini komunikasi dengan parpol berjalan lancar dan belum ada kendala.

Ia meminta publik untuk bersabar karena masih ada waktu sebelum pendaftaran dibuka KPU.

“Kita komunikasi lanjut terus, masih ada satu bulan lagi kan, kita tidak perlu tergesa-gesa,” kata Dave. (*/red)

Dave Laksono Sebut Jusuf Hamka Mampu Atasi Berbagai Persoalan di Jakarta

Rabu, Juli 17, 2024
Ketua DPP Golkar, Dave Laksono. 

JAKARTA, KepoinAja79.Com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Dave Laksono menyebut kader Golkar sekaligus pengusaha Jusuf Hamka alias Babah Alun mampu mengatasi berbagai persoalan yang ada di Jakarta.

Hal tersebut, kata dia, menjadi salah satu alasan partainya mengusung Jusuf Hamka menjadi Calon Wakil Gubernur untuk mendampingi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta 2024.

“Saya kira dengan modal berbagai prestasinya yang bisa mendobrak berbagai permasalahan, dengan modal itu pasti bisa mengatasi persoalan Jakarta,” kata Dave dalam keterangan di Jakarta, Senin, 15 Juli 2024.

Menurut Dave, pengabdian Jusuf Hamka dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat sudah menjadi modal utama untuk memimpin Jakarta yang kompleks.

“Beliau ini sudah berhasil mendobrak sejumlah permasalahan sehingga mempercepat pembangunan jalan tol contohnya, lalu ada juga memberikan dukungan pendidikan, beliau orang baik,” ujarnya.

Ia juga membeberkan sejumlah persoalan masyarakat yang diatasi Jusuf Hamka, di antaranya memberikan pendidikan gratis hingga membuat program makan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Kemudian kesehatan ataupun membagikan makan siang gratis kepada masyarakat setempat, ini menjadi salah satu kekuatan utama yang bisa kita harapkan untuk memimpin Jakarta,” sambungnya.

Dave juga membantah kabar yang menyebut bahwa Jusuf Hamka bukan kader Partai Golkar. Menurutnya, Jusuf Hamka bukan orang baru di internal partainya dan sudah beberapa kali menjabat pengurus di Partai Golkar pada periode sebelumnya.

“Sehingga beliau dikatakan bukan kader sejati ataupun juga orang menumpang Partai Golkar itu adalah tidak tepat karena beliau adalah orang yang berkarier di Partai Golkar,” ucap Dave.

Sebelumnya, Partai Golkar menyiapkan kader internal, Jusuf Hamka atau Babah Alun, sebagai pasangan Kaesang, apabila putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memutuskan maju di Pilkada Jakarta. (*/red)

Duet Kaesang-Babah Alun Dinilai Berpeluang Kalahkan Anies di DKI Jakarta

Selasa, Juli 16, 2024
Jusuf Hamka. 

JAKARTA, KepoinAja79.Com – Duet Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaesang Pangarep-Jusuf Hamka (Babah Alun) diprediksi bisa mengalahkan petahana Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.

Pengamat politik Sugiyanto Emik menilai, ada sejumlah faktor yang bisa membuat Kaesang-Babah Alun memenangi Pilgub Jakarta.

Ia menyebut, Babah Alun memiliki daya dorong bagi Kaesang bisa menang dari Anies di Jakarta.

Menurutnya, Jusuf Hamka memiliki kemampuan manajerial yang bagus dengan pengalamannya sukses menjadi pengusaha di Indonesia. Kemampuan manajerial Babah Alun, kata Sugiyanto, dibutuhkan untuk mengelola Jakarta.

“Kemampuan manajerialnya dapat memberikan keyakinan kepada pemilih bahwa ia mampu mengelola Jakarta dengan efektif dan efisien,” kata Sugiyanto, Senin, 15 Juli 2024.

Sugiyanto menambahkan, Jusuf Hamka yang sering disebut Raja Jalan Tol ini juga memiliki kemampuan berinovasi dalam infrastruktur.

Ia mengatakan, Babah Alun saat ini menjadi sosok yang memiliki visi jelas dalam pembangunan infrastruktur perkotaan.

“Pengalamannya bisa memberikan solusi konkret untuk perbaikan infrastruktur Jakarta,” tegas Sugiyanto.

Sugiyanto mengatakan, Jusuf Hamka yang dikenal dekat dengan tokoh Buya Hamka itu juga memiliki jaringan bisnis yang luas.

Ia menilai, Jusuf Hamka dikenal jujur berkat ketokohan Buya Hamka berhasil menciptakan jaringan bisnis yang luas, bukan hanya nasional, tetapi juga internasional.

“Jusuf Hamka menggalang dukungan dari berbagai kalangan, termasuk para pengusaha besar yang memiliki pengaruh signifikan dalam perekonomian Jakarta,” ujar Sugianto.

Sejumlah faktor inilah yang menurut Sugiyanto bisa menjadi bekal duet Kaesang-Babah Alun bisa mengalahkan Anies Baswedan jika Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kembali mencalonkan diri di Pilgub Jakarta.

“Alasan yang membuat Mohammad Jusuf Hamka berpeluang menang mengalahkan Cagub Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024,” ujarnya. (*/red)

Soal Nasib Airin dan Ridwan Kamil di Pilkada 2024, Airlangga: Bagi Golkar Sudah Jelas

Minggu, Juli 14, 2024
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. 

JAKARTA, KepoinAja79.Com – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, nasib dua kadernya, Airin Rachmi Diany dan Ridwan Kamil (RK) di Pilkada Serentak 2024 sudah jelas, meski di permukaan seolah-olah belum jelas.

Adapun hingga saat ini, Airin masih belum punya cukup kursi sebagai syarat maju pada Pilkada Banten 2024, sedangkan RK belum diputuskan akan maju di Jakarta atau Jawa Barat.

“Kelihatan belum jelas, tapi bagi Partai Golkar sudah jelas. Semua jelas,” kata Airlangga dalam jumpa pers di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu malam, 10 Juli 2024.

Terkait Golkar yang mengusung Airin di Banten, sedangkan Gerindra dan partai koalisi pendukung Prabowo Subianto mendukung Andra Soni-Dimyati Natakusumah, Airlangga menegaskan tidak ada perpecahan di Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Menurutnya, masih ada pembicaraan yang dilakukan kepada partai-partai lain untuk pengusungan Airin di Banten.

“KIM (Koalisi Indonesia Maju) solid,” ucap Airlangga. (*/red)