Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
KepoinAja79.Com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
KepoinAja79.Com
Telusuri
Beranda Daerah Serang Raya Pengendalian Inflasi, Pj Gubernur Al Muktabar Sebut Provinsi Banten dalam Kondisi Ideal
Daerah Serang Raya

Pengendalian Inflasi, Pj Gubernur Al Muktabar Sebut Provinsi Banten dalam Kondisi Ideal

Admin
Admin
29 Okt, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SERANG, KepoinAja79.Com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, pengendalian inflasi Provinsi Banten dalam kondisi ideal. Inflasi Provinsi Banten pada bulan September 2024 (year on year) di angka 2,03 persen, masih di rentang 2,5 plus minus 1.

Hal itu dikatakan Al Muktabar usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) M. Tito Karnavian secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin, 29 Oktober 2024.

Al Muktabar mengutip pernyataan Mendagri M Tito Karnavian, bahwa pengendalian inflasi penting karena Indonesia bukan hanya bangsa konsumen tapi juga bangsa produsen.

“Kalau negara kita sebagai bangsa konsumen, ya senang saja kalau harga murah,” ucapnya.

Menurut Al Muktabar, di Indonesia, harga murah dan harga tinggi berkonsekuensi, dimana harga terlalu rendah konsumen senang tapi produsen mengalami kesulitan, begitu juga sebaliknya.

“Tugas pemerintah menjaga itu. Pemerintah hadir mengendalikan,” ucapnya.

Al Muktabar menjelaskan, menyongsong hari besar di akhir tahun, pihaknya mulai mempersiapkan, karena sudah terjadi gejala-gejala kenaikan harga barang, seperti ayam ras, telur, dan minyak goreng mulai ada gejala kenaikan.

Baginya hal itu merupakan peringatan dini untuk mengambil langkah-langkah. Dia berharap untuk Provinsi Banten semua terjaga dengan baik.

“Provinsi Banten memiliki kawasan-kawasan produksi seperti telur dan daging ayam ras. Saya juga sering berkunjung,” ujarnya.

Untuk komoditas lain, kata Al Muktabar, masih dalam kondisi terjaga. Bila terjadi hal sangat ekstrem, pihaknya bisa menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten. 

“Kita mendapatkan insentif dana fiskal dari penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem yang sebagian besar digunakan untuk stok cadangan pangan Provinsi. Menyesuaikan dengan data ideal bagi akses masyarakat yang mencapai 2,5 juta lebih sekitar 300 ton harus ada,” jelasnya.

Dia mengaku optimis pengendalian inflasi di Provinsi Banten, khususnya komoditas pangan berjalan dengan baik. Data nasional, kata Al  Muktabar, empat komoditas pada 271 daerah lebih yang mengalami pergerakan harga, yakni bawang putih, daging ayam ras, telur, dan minyak goreng. Dirinya pun mengaku intens berkomunikasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk data-data terbaru dalam rangka stabilisasi harga. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN

Admin- Kamis, Februari 05, 2026 0
Kejagung Sebut Riza Chalid Terindikasi Berada di Negara ASEAN
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna .   JAKARTA, Kepoin Aja 79. Com – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut, tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak…

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

KepoinAja79.Com

About Us

KepoinAja79.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: ajakepoin729@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 KepoinAja79.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber