Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
KepoinAja79.Com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
KepoinAja79.Com
Telusuri
Beranda Daerah headline Serang Raya Koalisi BADDAK Bersatu Gelar Aksi di Dinas Sosial Kota Serang, Soroti Dugaan Ketidaktepatan Penyaluran Bansos dan Penanganan Gepeng
Daerah headline Serang Raya

Koalisi BADDAK Bersatu Gelar Aksi di Dinas Sosial Kota Serang, Soroti Dugaan Ketidaktepatan Penyaluran Bansos dan Penanganan Gepeng

Admin
Admin
20 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


SERANG, KepoinAja79.Com — Koalisi Barisan Depan Anti Koruptor Bersatu (BADDAK Bersatu) Provinsi Banten menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Kamis (20/11/2025). Aksi yang dipimpin oleh Komandan Lapangan Adi Muhdi (Acong) dan Koordinator Lapangan Fitra itu menyoroti sejumlah dugaan kejanggalan dalam program bantuan sosial, penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng), serta pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Dalam orasinya, massa koalisi menegaskan bahwa aksi mereka berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi, dan UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas KKN. Mereka juga mengutip pasal kebebasan berpendapat sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan.

BADDAK Bersatu menilai terdapat banyak persoalan yang perlu dibenahi di Dinsos Kota Serang. Sejumlah hal yang mereka soroti antara lain keterbatasan fasilitas dan tenaga kerja dalam penanganan gepeng, dugaan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bansos, serta lambannya pemenuhan target RTLH.

Koalisi juga menduga adanya kendala pendataan penerima bantuan sosial yang berdampak pada masyarakat miskin yang tak kunjung tersentuh program pemerintah. Salah satu contoh yang disampaikan adalah kasus warga Lingkungan Cijawa Mesjid, Kelurahan Cipare, yang dinilai belum pernah mendapat bantuan meski hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Adalah Ibu Mamah, warga setempat yang telah tinggal selama 35 tahun di rumah sederhana di pinggir aliran sungai pengairan PU. Selama itu, ia belum pernah menerima bantuan dari pemerintah di tingkat mana pun. Kondisi tersebut, menurut koalisi, mencerminkan lemahnya pendataan dan pengawasan penyaluran bansos di Kota Serang.

BADDAK Bersatu juga menyoroti dugaan ketidaktepatan sasaran di sejumlah wilayah, seperti Kelurahan Serang, Sepang, Margaluyu, Cipare, hingga Kotabaru.

Dalam aksi tersebut, koalisi menyampaikan empat tuntutan utama:

Mendesak Kepala Dinsos Kota Serang turun langsung meninjau dugaan permasalahan, bukan hanya mengandalkan laporan bawahan.

Mendesak Kepala Dinsos mundur apabila dugaan yang disampaikan koalisi terbukti benar.

Mendesak Wali Kota Serang mencopot Kepala Dinsos bila temuan lapangan menunjukkan adanya pelanggaran.

Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum.

Acong Danlap Aksi menambahkan, “Kami dari Koalisi BADDAK Bersatu minta soft copy akan data nama warga yang mendapatkan bantuan RTLH,

- Jumlah data siswa yang di tampung oleh Dinsos dan di sekolah kan dimana, serta nama beserta asal dari lingkungan dan daerahnya,

- Anak jalanan dan gepeng yang di alokasikan dimana rumah singgah (penampungan) nya,

- Para lansia warga Kota Serang di rawat dimana?

- Total data warga yang mendapat bantuan PKH ataupun BLT yang ada di kota Serang

“Karena kami dari koalisi BADDAK bersatu merasa tidak puas akan jawaban dari pihak dinsos maka dari itu kita akan aksi kembali di jilid 2 – 3 nya dengan massa yang lebih banyak lagi”, Tegas Acong

Menanggapi tuntutan tersebut, Dr. Muhammad Ibra Gholibi, Kepala Dinas Sosial Kota Serang, menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal dalam penanganan gepeng, bansos, dan RTLH. Ia menegaskan bahwa sejumlah keterbatasan, terutama anggaran, menjadi tantangan utama.

“Kami tidak memiliki anggaran untuk beberapa bentuk pendampingan, sehingga kami meminta bantuan ke provinsi. Setiap Jumat kami turun ke lapangan untuk pendataan, penjagaan, dan edukasi,” ujarnya.

Terkait penanganan anak jalanan, ia menyampaikan bahwa Dinsos bersama Pemkot Serang telah memfasilitasi pelatihan hingga bantuan modal usaha—salah satunya Rp10 juta bagi keluarga yang sebelumnya menjadi pengemis.

Soal RTLH, Gholibi menjelaskan bahwa tahun ini Dinsos hanya mampu memberikan bantuan kepada 10 unit rumah karena keterbatasan anggaran. Ia juga menegaskan bahwa bantuan RTLH wajib memenuhi regulasi, termasuk kepemilikan lahan yang sah, kendala yang menjadi alasan sebagian warga, seperti kasus Ibu Mamah, belum dapat menerima bantuan.

“Kami terbuka untuk siapa pun. Tidak ada istilah kedekatan atau pilih kasih. Semua warga yang memenuhi syarat akan kami fasilitasi,” kata Gholibi.

Gholibi menegaskan bahwa penanganan gepeng dan permasalahan sosial tidak bisa dilakukan Dinsos seorang diri. Menurutnya, kolaborasi dengan masyarakat, organisasi, serta pihak swasta mutlak diperlukan.

“Kami berterima kasih atas masukan dari teman-teman LSM. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Persoalan sosial bukan hanya tanggung jawab Dinsos, tapi memerlukan peran banyak pihak,” tutupnya. (Red-SB)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Putusan MA Dianggap Sampah di Kota Bengkulu? Jevi Sartika: Pemkot Jangan Pongah!

Rio prayoga w- Sabtu, April 04, 2026 0
Putusan MA Dianggap Sampah di Kota Bengkulu? Jevi Sartika: Pemkot Jangan Pongah!
Kota Bengkulu – Nampaknya Kota Bengkulu sudah tidak lagi masuk dalam peta negara hukum. Putusan Mahkamah Agung (MA) yang seharusnya menjadi titah tertinggi,…

Berita Terpopuler

Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Sabtu, Maret 28, 2026
Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Sabtu, Maret 28, 2026
Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Sabtu, Maret 28, 2026
OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

Jumat, April 03, 2026
BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

Kamis, April 02, 2026
Tingkatkan Kualitas Perawatan Pasien, InterSystems Hadirkan Solusi Data Terintegrasi dan GenAI ke Institusi Kesehatan di Indonesia

Tingkatkan Kualitas Perawatan Pasien, InterSystems Hadirkan Solusi Data Terintegrasi dan GenAI ke Institusi Kesehatan di Indonesia

Rabu, Januari 08, 2025
Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Selasa, Februari 04, 2025
Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Selasa, Maret 31, 2026
KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

Minggu, Juni 08, 2025
GMP Soroti Dugaan Kendaraan Roda Empat Plat Palsu di Lingkumgan Bapenda Banten

GMP Soroti Dugaan Kendaraan Roda Empat Plat Palsu di Lingkumgan Bapenda Banten

Senin, Maret 30, 2026

Berita Terpopuler

Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Sabtu, Maret 28, 2026
Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Sabtu, Maret 28, 2026
Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Sabtu, Maret 28, 2026
OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

Jumat, April 03, 2026
BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

Kamis, April 02, 2026
Tingkatkan Kualitas Perawatan Pasien, InterSystems Hadirkan Solusi Data Terintegrasi dan GenAI ke Institusi Kesehatan di Indonesia

Tingkatkan Kualitas Perawatan Pasien, InterSystems Hadirkan Solusi Data Terintegrasi dan GenAI ke Institusi Kesehatan di Indonesia

Rabu, Januari 08, 2025
Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Selasa, Februari 04, 2025
Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Selasa, Maret 31, 2026
KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

Minggu, Juni 08, 2025
GMP Soroti Dugaan Kendaraan Roda Empat Plat Palsu di Lingkumgan Bapenda Banten

GMP Soroti Dugaan Kendaraan Roda Empat Plat Palsu di Lingkumgan Bapenda Banten

Senin, Maret 30, 2026
KepoinAja79.Com

About Us

KepoinAja79.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: ajakepoin729@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 KepoinAja79.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber