Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
KepoinAja79.Com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
KepoinAja79.Com
Telusuri
Beranda Daerah headline Serang Raya Soal Dugaan SPK Bodong dari Oknum yang Mengaku Sekwan DPRD Kota Serang, Sopan Sori: Dia sudah Memberikan Pernyataan Palsu di Media
Daerah headline Serang Raya

Soal Dugaan SPK Bodong dari Oknum yang Mengaku Sekwan DPRD Kota Serang, Sopan Sori: Dia sudah Memberikan Pernyataan Palsu di Media

Admin
Admin
26 Jan, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Serang, KepoinAja79.Com – Menindaklanjuti Soal Oknum yang mengaku Sekwan DPRD Kota Serang telah dituding mengeluarkan SPK Bodong menuai babak baru antara Oknum Sekwan ( KRTB) dan pelaksana asal Tangerang selaku penerima SPK Salik Klaim.

Saat dikonfirmasi Awak media, KRTB Menjelaskan Bahwa Dirinya sudah ada pengembalian dana kepada Sopan Sori (penerima SPK) dengan nominal 25 juta serta menunjukkan struk pengembaliannya pun ditunjukkan.

“Saya sudah membuat berita sanggahan kang secara ril dan nyata kepada media online sebagai berita sanggahan,” ucap KRTB Dengan mengirimkan berita pada Sabtu sore 20/01/2024 Pukul 16.05.

Namun pernyataan tersebut dibantah oleh Sopan Sori bahwa KRTB telah mengembalikan uang senilai 25 juta melalui transfer, ia menjelaskan bahwa KRTB mengembalikan uang tersebut bukan untuk pengembalian uang, disampaikan dia bahwa itu untuk BOP dan beberapa saksi pun ada.

“Sudah jelas - jelas pada surat pernyataan yang dia tandatangani ditelaga Bastari Cikupa Tangerang, dia akan mengembalikan uang sejumlah 75 juta atas kerugian saya, karna saat dia meminta uang dengan beralasan untuk koordinasi dan pematangan lahan projek yang dia janjikan,” jelasnya.

“Dan sebelum dia meminta uang tersebut sudah saya jelaskan bahwa uang yang akan digunakan itu adalah uang pounder,” ungkapnya.

Itu yang dia ikrarkan saat dia memberikan uang sejumlah 25 juta bukan untuk pengembalian uang pounder melainkan uang yang dia kasih ke saya bahasanya untuk ganti biaya oprasional, Nah Sementara argo dari pounder tetap berjalan semenjak si KRTB Menurunkan SPK dari Bulan September 2023 10juta di x 5 bulan berjalan berarti kurang lebih nya 50 juta jadi dia harus bayar ke pounder itu yang disepakati oleh si KRTB dan iya pun menyanggupi saat mengan jelaskan saat dia meminta uang untuk koordinasi pematangan lahan,” ujarnya.

Sementara untuk saat ini saya yang dijejar kejar oleh pounder, dan semenjak itu saya hubungi pun dia gak pernah Respon keluhannya, jadi untuk mengetahui informasi kelanjutan melalui rekan saya kang deni yang komunikasi dengan KRTB, tapi kalau saya yang telpon ataupun chating tak pernah merespon atau menanggapi,” tambahnya.

Kalo dia membantah atas kerugian saya seharusnya tak menyepakati atau penandatanganan di surat pernyataan pertama yang menyebutkan ada nilai 75 juta saat pertemuan di Telaga Bastari, toh dari awal sudah saya jelaskan terkait dana yang dia minta untuk koordiasi berasal dari pounder,” ucapnya lagi.

“Ditambah lagi dalam berita sanggahan menyatakan bahwa si Toni itu orang kepercayaan saya, Demi Allah saya kenal aja engga, Toni dan istrinya itu rekanan si KRTB dan saya kenal saat penerimaan SPK dari si KRTB ngaco aja dia,” geram si opan.

Kalau dia mengaku projek tersebut milik swasta kenapa saya diundang dan transaksi terbit SPK diruang komisi IV DPRD Kota Serang dan dokumentasinya ada dan duduk dengan gagahnya dia duduk di kursi ketua komisi IV DPRD Kota Serang, disamping kanan dia si Toni dan istrinya saya disebelah kiri si KRTB,” Imbuhnya.

Wajar kalo saya bilang itu SPK Bodong karna projek tersebut tidak jelas, waktu saya menerjunkan tim topografi dilokasi saya didatangi mantan kades pak OI. Nama nya beliau datang atas laporan warga, selanjutnya hari itu juga saya ketemu dengan pak kades Yusuf kades Sukamenak, Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang, dan saat ditanya beliau saya mengeluarkan SPK, pak kades pun juga kaget, karena setau beliau sudah ada dua kali ini SPK atas nama KRTB  itu pernyataan kades setempat, gimna ga saya sebutkan SPK Bodong karena projek yang dia berikan di tengah bermasalah,” jelasnya.

Saya mengejar masa aktif SPK yang diberikan KRTB karena selama 7 hari kerja tidak ada kegiatan maka SPK tersebut batal Demi Hukum, makanya saya langsung bekerja menurunkan topografi artinya saya sudah bekerja, namun di tengah jalan kita temukan masalah, wajar saya minta sekaligus menuntut si KRTB  mengembalikan atas segala kerugian yang saya alami,” keluhnya.

Dan itu disepakati KRTB sehingga Terbit 3 x surat pernyataan akan kembalikan uang saya, dan hingga sampai saat ini banyak janji dan banyak alasan, sampai kapan pun saya akan tetap menuntut akan hak saya,” pungkasnya.

Sementara hasil konfirmasi Terakhir dengan Ahmad Nuri selaku Sekwan DPRD Kota Serang melalui pesan singkat whatsappnya dirinya menyampaikan dalam waktu dekat ini akan dijadwalkan pertemuan dalam menindaklanjuti persoalan ini.

Catatan Redaksi apabila ada pihak yang dirugikan dan/atau penayangan artikel dan/atau pemberitaan tersebut diatas anda dapat mengirimkan artikel dan/Atau berita berisi Sanggahan dan/Atau koreksi kepada Redaksi kami sebagai diatur dalam pasal 1 ayat ( 11) dan ayat (12) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Advertiser

Advertiser

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara dan Kelurahan Lialang Acuhkan Pemberantasan Judi Oleh Polda Banten

Rio prayoga w- Minggu, April 05, 2026 0
Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara dan Kelurahan Lialang Acuhkan Pemberantasan Judi Oleh Polda Banten
SERANG - Ditengah maraknya pemberantasan judi sabung ayam oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Banten, sejumlah tempat arena kalang (sabung ayam) masih buka…

Berita Terpopuler

Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara dan Kelurahan Lialang Acuhkan Pemberantasan Judi Oleh Polda Banten

Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara dan Kelurahan Lialang Acuhkan Pemberantasan Judi Oleh Polda Banten

Minggu, April 05, 2026
Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Sabtu, Maret 28, 2026
Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Sabtu, Maret 28, 2026
Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Sabtu, Maret 28, 2026
Putusan MA Dianggap Sampah di Kota Bengkulu? Jevi Sartika: Pemkot Jangan Pongah!

Putusan MA Dianggap Sampah di Kota Bengkulu? Jevi Sartika: Pemkot Jangan Pongah!

Sabtu, April 04, 2026
OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

Jumat, April 03, 2026
BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

Kamis, April 02, 2026
KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

Minggu, Juni 08, 2025
Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Selasa, Februari 04, 2025
Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Selasa, Maret 31, 2026

Berita Terpopuler

Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara dan Kelurahan Lialang Acuhkan Pemberantasan Judi Oleh Polda Banten

Arena Sabung Ayam di Belakang RS Bhayangkara dan Kelurahan Lialang Acuhkan Pemberantasan Judi Oleh Polda Banten

Minggu, April 05, 2026
Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Skandal Klaim Asuransi Diduga Mengintai BUMN: Gerakan KAWAN Layangkan Surat Keras, Tugu Insurance dan Bengkel Metro di Ujung Ujian Transparansi

Sabtu, Maret 28, 2026
Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Anggota KKPMP dan Anaknya Jadi Korban Pengeroyokan di Cikeusal, Jeri Kaspor Desak Polres Serang Tangkap Pelaku

Sabtu, Maret 28, 2026
Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Sabtu, Maret 28, 2026
Putusan MA Dianggap Sampah di Kota Bengkulu? Jevi Sartika: Pemkot Jangan Pongah!

Putusan MA Dianggap Sampah di Kota Bengkulu? Jevi Sartika: Pemkot Jangan Pongah!

Sabtu, April 04, 2026
OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

OTT Wartawan Rp 3 Juta dan Bayang-bayang Industri Rehabilitasi Narkoba

Jumat, April 03, 2026
BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

BREAKING NEWS: SKANDAL DANA BOS MENGGUNCANG! SMA NEGERI 02 REJANG LEBONG DIDUGA “MAINKAN DATA SISWA”, RATUSAN JUTA RUPIAH TERANCAM RAIB

Kamis, April 02, 2026
KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

KPK Sebut Pemerasan TKA Diduga Juga Terjadi di Kementerian Imigrasi

Minggu, Juni 08, 2025
Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Gegara Jual Sapi Bantuan, Dua Warga di Serang Didakwa Rugikan Negara Rp 300 Juta

Selasa, Februari 04, 2025
Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Evaluasi LPPDES 2025,Ahmad Faidlullah Tekankan Akuntabilitas Pemerintah Desa

Selasa, Maret 31, 2026
KepoinAja79.Com

About Us

KepoinAja79.com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: ajakepoin729@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2025 KepoinAja79.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber